si ibu menggeleng-gelengkan kepala. "asyraf,kamu nampak dinding itu?dalam masa seminggu,kamu pakukan satu paku untuk mewakili satu hati yang kamu sakiti.tetapi,jika kamu sudah memohon maaf, cabutkan kembali paku itu.."kata ibunya.
Setelah seminggu berlalu..
"lihat bu.tiada satu paku pun yang tertinggal.ini bermakna, saya sudah memohon maaf kepada mereka yang telah saya sakiti"kata Asyraf. "asyraf,lihat dinding itu.sudah tidak cantik seperti dahulu.memang kamu telah meminta maaf pada mereka.tapi,luka itu tetap akan berkesan di hati mereka.asyraf,luka di hati tak boleh disembuhkan seperti luka di tangan."
ada pernah terbaca cerita ini.lalu cerita ni diolahkan menggunakan ayat sendiri di dalam post ni ;)
Tiada ulasan:
Catat Ulasan